Harga Minyak Jatuh Karena Trump Membalas Rencana OPEC Untuk Memangkas Pasokan Minyak

Broker Forex STP Indonesia

Broker Forex STP Indonesia

Harga minyak turun lebih dari 1 persen pada hari Selasa, dengan minyak mentah Brent meluncur di bawah $ 70 dan WTI di bawah $ 60 per barel, setelah Presiden AS Donald Trump menekan OPEC untuk tidak mengurangi pasokan untuk menopang pasar.

Kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 59,06 per barel pada 0115 GMT, turun 87 sen, atau 1,5 persen dari pemukiman terakhir mereka.

Patokan internasional minyak mentah Brent berjangka (LCOc1) berada di $ 69,17 per barel, turun 95 sen, atau 1,4 persen, dari penutupan terakhir mereka.

Kedua patokan harga minyak telah kehilangan lebih dari 20 persen nilai sejak awal Oktober.

“Produksi setinggi langit di AS, ditambah dengan tambahan barel yang berasal dari Arab Saudi dan Rusia mulai berdampak pada keseimbangan pasar minyak. Dengan demikian, persediaan minyak mentah mulai meningkat sekali lagi,” Bank of America Merrill Lynch (NYSE: BAC ) mengatakan dalam sebuah catatan.

Bank menambahkan bahwa pihaknya mengharapkan produksi minyak mentah AS, sudah pada rekor 11,6 juta barel per hari (bpd), untuk menembus 12 juta barel per hari pada 2019, membuat Amerika Serikat “mandiri energi”.

Eksportir minyak mentah teratas Arab Saudi telah menyaksikan dengan waspada bagaimana pasokan mulai melebihi konsumsi, takut terulangnya jatuhnya harga tahun 2014.

Menteri Energi Saudi, Khalid al-Falih, Senin mengatakan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) sepakat bahwa ada kebutuhan untuk mengurangi pasokan minyak tahun depan sekitar 1 juta bph dari tingkat Oktober untuk mencegah kelebihan pasokan.

Bank Belanda ING mengatakan mengingat berlimpahnya pasokan global serta ancaman perlambatan ekonomi, “pemotongan di atas 2019 tidak dapat dihindari … (as) semakin jelas bahwa ketika kita bergerak lebih dekat menuju 2019, pasar akan melihat cukup besar Surplus setidaknya selama paruh pertama 2019. “

Presiden AS Donald Trump, bagaimanapun, tidak menyukai retorika yang datang dari sekutu politiknya di Arab Saudi.

“Mudah-mudahan, Arab Saudi dan OPEC tidak akan memotong produksi minyak. Harga minyak harus jauh lebih rendah berdasarkan pasokan!” Trump mengatakan dalam sebuah posting Twitter pada hari Senin.

Pedagang mengatakan dolar AS yang kuat, yang mencapai tertinggi 16 bulan pada Selasa (DXY), juga membebani minyak mentah berjangka. Kekuatan itu membuat pembelian minyak di negara-negara yang menggunakan mata uang lain di rumah lebih mahal.

Hal ini juga dilihat sebagai indikator meningkatnya risiko ekonomi ke ekonomi pasar berkembang, yang telah menjadi pendorong utama pertumbuhan permintaan minyak global selama beberapa tahun terakhir.

Baca juga berita lainnya di: http://www.pintarforex.com

untuk info lebih lanjut hubungi: +62811837700


Broker Forex STP Indonesia PT. Cerdas Indonesia Berjangka merupakan sebuah Broker Forex pertama di Indonesia sebagai pelopor sistem “Straight Through Processing” atau STP dalam transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi. Pada perdagangan derivatif terdapat transaksi dua arah, yaitu posisi jual dan posisi beli. Dimana pelaku pasar memperoleh dua keuntungan dari dua posisi tersebut. Dalam hal ini, Broker Forex STP Indonesia PT. Cerdas Indonesia Berjangka bekerja sama dengan pedagang yang memiliki hubungan langsung ke pasar finansial

Author: pintar forex

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *