Brexit Memanas, Saham Asia Variatif

Broker Forex STP Indonesia

Saham Asia bervariasi dalam perdagangan pagi hari Kamis. Saga Brexit terus berkembang ketika Perdana Menteri Theresa May mengatakan dia akan mengundurkan diri jika Parlemen mendukung kesepakatan Brexit-nya.

Shanghai Composite China turun 0,4%, sementara Komponen SZSE naik 0,1%, Indeks Hang Seng Hong Kong sedikit berubah. Saham China Construction Bank Corp (HK: 0939) turun sekitar 1,5% setelah perusahaan melaporkan penurunan laba pertamanya sejak 2015 pada kuartal pertama 2019.

Nikkei 225 Jepang turun 1,5%. KOSPI Korea Selatan diperdagangkan 0,6% lebih rendah.

Di bawah, ASX 200 Australia naik 0,3%.

Di Inggris, May mengatakan dia akan mundur sebagai Perdana Menteri setelah kesepakatan Brexit dilakukan.

“Saya siap untuk meninggalkan pekerjaan ini lebih awal dari yang saya maksudkan untuk melakukan apa yang benar bagi negara kita dan partai kita,” kata May.

“Saya meminta semua orang di ruangan ini untuk mendukung perjanjian sehingga kami dapat menyelesaikan tugas bersejarah kami – untuk memenuhi keputusan rakyat Inggris dan meninggalkan Uni Eropa dengan jalan keluar yang lancar dan teratur.”

Anggota Parlemen memberikan suara pada hari Rabu pada delapan opsi Brexit yang mungkin, tetapi menolak semuanya, meninggalkan kesepakatan May, yang sudah dua kali ditolak di House of Commons, satu-satunya dalam permainan.

CNBC mengatakan dalam sebuah laporan pada hari Kamis bahwa mereka mengharapkan Mei untuk memberikan suara ketiga ke Parlemen “dalam beberapa hari mendatang.”

Di bidang perdagangan Sino-AS, Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin akan mengadakan putaran baru pembicaraan perdagangan dengan para pejabat Cina di Beijing hari ini. Dilaporkan sebelumnya bahwa kedua pihak berharap untuk mencapai kesepakatan sebelum akhir April.

Mengutip seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, Reuters melaporkan bahwa AS dan China telah membuat kemajuan dalam pembicaraan perdagangan, dengan “gerakan yang belum pernah terjadi sebelumnya mengenai masalah sensitif transfer teknologi paksa.”

“Mereka berbicara tentang transfer teknologi paksa dengan cara yang mereka tidak pernah ingin bicarakan sebelumnya – baik dalam hal ruang lingkup dan spesifik,” kata sumber itu.

“Jika Anda melihat teks sebulan yang lalu dibandingkan dengan hari ini, kami telah bergerak maju di semua bidang. Kami belum berada di tempat yang kami inginkan,” kata pejabat itu, seraya menambahkan bahwa perundingan itu “dapat berlangsung hingga Mei, Juni. “Kesepakatan bisa terjadi pada bulan April, tetapi masih ada beberapa” titik tusuk, “tambah sumber itu.


Baca juga berita lainnya di: http://www.pintarforex.com

untuk info lebih lanjut hubungi: +62811837700


Broker Forex STP Indonesia PT. Cerdas Indonesia Berjangka merupakan sebuah Broker Forex pertama di Indonesia sebagai pelopor sistem “Straight Through Processing” atau STP dalam transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi. Pada perdagangan derivatif terdapat transaksi dua arah, yaitu posisi jual dan posisi beli. Dimana pelaku pasar memperoleh dua keuntungan dari dua posisi tersebut. Dalam hal ini, Broker Forex STP Indonesia PT. Cerdas Indonesia Berjangka bekerja sama dengan pedagang yang memiliki hubungan langsung ke pasar finansial



Author: pintar forex

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *